top of page
Gusman & Sarwono.png

BEBERAPA KESAN TENTANG ALM. SARWONO KUSUMAATMADJA

oleh: Gusman Siswandi

Saya baru mulai berinteraksi secara langsung dengan Alm. Pak Sarwono di tahun 2017. Sebelumnya, saya hanya mengenal nama beliau sebagai Menteri di beberapa kabinet, termasuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Eksplorasi Laut dan Perikanan yang pertama. Di tahun 2017, saya bertugas sebagai moderator dalam acara “Ngaguar Tapak Lacak Pa Mochtar Kusumaatmadja” yang diselenggarakan di Universitas Padjadjaran, dan beliau merupakan salah satu narasumber dalam acara tersebut.


Sebagai seseorang yang pernah menjabat sebagai Menteri dan menduduki pimpinan tertinggi di berbagai lembaga, saya sempat merasa segan untuk berinteraksi dengan beliau. Namun di luar dugaan, beliau adalah sosok yang sangat ramah, akrab, dan rendah hati. Sebelum acara “Ngaguar Tapak Lacak Pa Mochtar Kusumaatmadja” dimulai, saya sempat berdiskusi secara informal dengan beliau, sekaligus mempersiapkan tema-tema yang akan didiskusikan. Diselingi beberapa gurauan khas Sunda, saya langsung merasa dekat dengan beliau seolah-olah saya sudah mengenal beliau dari sejak lama.


Sejak acara tersebut, kami sempat berinteraksi kembali dalam beberapa kesempatan, terutama untuk acara-acara yang berkaitan dengan kakak beliau, Alm. Prof. Mochtar Kusumaatmadja. Dari mulai penganugerahan “Mochtar Kusumaatmadja Award”, peringatan Hari Nusantara, hingga proses pengajuan Alm. Prof. Mochtar Kusumaatmadja sebagai pahlawan nasional, beliau selalu hadir dan memberikan berbagai kontribusi serta dukungan penuh. Sangat disayangkan beliau berpulang di saat proses pengajuan Alm. Prof. Mochtar sebagai pahlawan nasional masih berlangsung.


Sejak tahun 2014, saya mendapat amanah untuk duduk sebagai salah satu anggota perwakilan Asia-Pasifik dalam Compliance Committee, lembaga di bawah United Nations Convention on Biological Diversity (UNCBD) dan perjanjian turunannya yang bertugas memantau implementasi dan pematuhan ketentuan-ketentuan UNCBD beserta perjanjian turunannya oleh Negara-negara Pihak. Pada tahun 2016 untuk pertama kalinya saya berkesempatan menghadiri pertemuan Compliance Committee di Sekretariat UNCBD di Montreal. Di ruang pertemuan tersebut terpampang galeri foto para Pimpinan/Presiden Konferensi Negara-negara Pihak UNCBD, termasuk foto Alm. Pak Sarwono. Indonesia pernah memimpin Konferensi Negara-negara Pihak UNCBD di tahun 1995, yang juga menghasilkan salah satu dokumen penting dalam sejarah UNCBD yaitu “Jakarta Mandate on Marine and Coastal Biological Diversity”. Di bawah kepemimpinan Alm. Pak Sarwono sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada saat itu, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia berhasil mendorong lahirnya dokumen tersebut yang hingga sekarang masih sangat relevan setelah hampir 30 tahun. Sebagai akademisi di bidang hukum laut internasional, saya banyak mendapat inspirasi dari peran Alm. Pak Sarwono dalam hal ini, dan berharap saya dapat terus turut berkontribusi khususnya dalam upaya pelestarian dan pelindungan lingkungan laut.


Selamat jalan Pak Sarwono. Terima kasih atas berbagai kontribusi, dedikasi dan inspirasi yang telah diberikan pada kami semua.

Achmad Gusman Siswandi, S.H., LL.M. Ph.D.
Pakar Hukum Maritim Internasional Universitas Padjadjaran

bottom of page